IMPLEMENTASI KEBIJAKAN GELANDANGAN, PENGEMIS, TUNA SUSILA DAN ANAK JALANAN DI KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

  • Mambang Mambang Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Wahyudi Fadhil Harry Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Keywords: Implementasi Peraturan Daerah No 9 Tahun 2012, Gelandangan, Pengemis, Tuna Susila, Anak Jalanan

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah No 09 Tahun 2012 Tentang Penanganan Gelandangan, Pengemis, Tuna Susila, dan Anak Jalanan di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, gelandangan dan pengemis, Masyarakat Kota Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi Peraturan Daerah No 9 Tahun 2012 Tentang penanganan gelandangan, pengemis, tuna susila, dan anak jalan di Kota Palangka Raya belum sesuai dengan yang tertuang di Peraturan Daerah No 9 Tahun 2012. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya sudah menangani gelandangan dan pengemis untuk tuna susila dan anak jalanan belum terlaksana. Penanganan yang dilakukan yaitu Penertiban, penampungan sementara dan usaha rehabilitasi. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya belum melakukan sosialisasi di Kota Palangka Raya. Belum adanya kerja sama dengan dunia usaha dan masyarakat dalam menanggulangi gelandangan dan pengemis. Kendala-kendala yang menghambat Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya dalam mengimplementasikan adalah kurangnya Sarana dan prasarana seperti panti khusus. Program penanganan gelandangan, pengemis dan tuna susila program bimbingan mental dan sosial. Diharapkan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya mempunyai sarana prasarana berupa panti khusus rehabilitasi gelandangan dan pengemis, diharapkan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya dapat bekerja sama dengan dunia usaha dan masyarakat ikut membantu menanggulangi gelandangan dan pengemis, diharapkan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dapat mensosialisasikan larangan memberi bantuan kepada pengemis dan gelandangan di tempat umum di Kota Palangka Raya.

Published
2016-10-01